6 bulan berproses di kelas bunda produktif rasanya sesuatu. Dan di ujung berakhirnya kelas ini, kami 80 emak2 yang tergabung di cluster pendidikan bikin tasyakuran bersama.
pakai jamboard ini agar jajak pendapat bisa efektif
Disepakati ngezoom bareng2 untuk take video. Pakai dress code samaan dg kerudung biru lengkap dengan topinya. Trus brain game bareng2 ampe gobyos wkwk dan juga menuliskan 1 kata yg mewakili hexagon City. Saya pribadi sempat terharu saat lihat mb zy tetangga kami beda blok yang tetap semangat ikut zoom sambil tergolek lemah di rumah sakit karena sedang recovery dari covid-19. Syafakillah ya mbaaaa..
Hari itu pun tiba, Senin kemarin akhirnya celebration virtual cluster pendidikan yang tayang di 3 kanal Hexagon City
Dan dalam celebration ini saya didapuk mewakili ch6 untuk memberikan aliran rasa. Asli bingung mau ngomong apa, apalagi sempat terlambat masuk karena masih harus wawancara dengan calon orang tua siswa kami yang di Riau. Tapi overall Alhamdulillaah aliran rasa tersampaikan dengan antusias dan ditutup dengan epic yang membuat banyak orang ketawa haha.
Alhamdulillah, we did it ! Selamat untuk kita semua π Moga karya ini tak berhenti disini. Terus mengepak sayap menebar kebermanfaatan. Sekecil apapun yang kita mampu. Di ranah manapun yang kita bisa. Ganbatte !
Rangkaian kulzoom gratis untuk mempersiapkan pemuda tangguh akhirnya tuntas juga. Kami saling back up satu sama lain untuk mensukseskan project passion CH6 Pendidikan. Dan rasanya bahagia sekali akhirnya semua tertunaikan dengan sukses.
Setelah tuntas semua rangkaian kulzoom, tim langsung memetakan siapa saja di antara para peserta yang berhak mendapatkan free e-book sebagai apresiasi karena telah hadir minimal 75% dari 6 sesi sharing yang kami selenggarakan.
Tinggal selangkah lagi menyelesaikan kelas berbayar. Bismillah
Riuh sekali pekan ini. Seperti sedang ada di sebuah festival. Bedanya suguhan kali ini bener-bener bikin kenyang akal dan jiwa. Gimana ndak kalau hampir tiap hari ada saja yang menghidangkan materi-materi super keren dari ibu2 kece warga hexagonia. Tumpah2.
Bener keputusan saya kalau di pekan ini saya prefer menjadi butterfly. Amanah yang sedang hectic rasanya terlalu memaksakan diri kalau hadir semuanya. Karena waktunya yang terbatas juga khawatir mabok. Bener2 harus selektif dan memilih prioritas
Dan pekan ini sebenernya saya ngincer 2 sesi sharing yang dipersembahkan oleh kawan 1 CH. Yang pertama sharing dari leader ch kesayangan, mamak ustadzah Iqa dan bu duktur keceh yang sering kami panggil mba qoury
Sayang banget saat sesi mba iqa kami sedang perjalanan keluar kota dan belum berkesempatan menyimak secara langsung. Beruntung saat ada rekaman. Jadi bisa nyruput ilmu yang luar biasa ini. Beliau menggabungkan beberapa pendekatan dari ust harry, pak ary Ginandjar ESQ, TMA kang firman dan saat belajar mempertajam peran kehidupan di kelas saya Talents Optimization. Bahagia rasanya.
Nah saat sesi Mb Qory Alhamdulillah bisa hadir meski terpaksa off cam. Masyaallah beberapa kali saya ikut seminar dg tema serupa, tapi penjelasan beliau di sesi siang itu sangat gamplang, mudah dipahami dan bahasa yg dipakai sangat terstruktur dan tenang. Kombinasi konten dan delivery yang klop menurut saya. Pertanyaan yang muncul di kolom chat juga buanyak. Alhasil 1 jam rasanya kurang banget. Menanti sesi lanjutannya euy. Ntar kalau ga ada, biar saya bikinkan wkwkwk
Oya ada satu lagi yang kece menurut saya di sesi mb qory. Di kolom partisipan saya ngeliat ada profil sesebapak yang saya duga orang India. Dan ternyata beneran saat beliau tanya pakai bahasa Inggris. Dan beneran dong lagi2 mb qory bikin saya ikhlas kasih tepuk tangan virtual. Jawabannya kece. Lugas padat jelas. Dan lancar. In english pula. Apakah saya paham ? Ya lumayan lah sikit2 meski kalau suruh ngulang lagi jawabannya dalam bahasa inggris dipastikan saya mundur otomatis haha
Saya kaget karena keasyikan menyimak dan ga lihat jam. Dan tibalah di sesi foto. Saya yang hanya pakai daster tanpa lengan langsung secepat kilat lari ke kamar untuk ambil kerudung panjang. Dan cekrek ! Alhamdulillah katut kejepret sodara2 haha
Masyaallah barakallah teman2. Anda semua luar biasa. Saya yakin teman2 speaker lainpun juga demikian. Pecah !
Pekan ini giliran saya yak. Pas lagi nulis gini auto paused karena ada link pendaftaran. Dan sampai jumpa hari senin. Giliran saya jadi speaker hehe
Ketika mamak2 penghuni kota hexagon saling berlomba memberikan kontribusi sekecil apapun yang kami mampu, diranah manapun yang kami bisa. Yes, we can !
Speaker, bee, butterfly atau participant ? Mana yang akan saya pilih ?
Kondisi pribadi sedang hectic di pekan ini dengan beberapa agenda mengajar, belajar (termasuk mengikuti kelas pelatihan oleh British Council selama 10 hari), dan juga agenda Azanaya, plus pekan ini kami kedatangan tamu spesial Adek bayi Qonita yang kami jemput di RS pasca kelahiran dan akan di rumah kami sampai sang bunda negatif covid-19.
Menakar diri rasanya terlalu memaksakan kalau harus bergabung menjadi Bumblebee yang harus keliling ke semua speaker. Untuk menjadi speaker pun rasanya masih bisa ditunda di kesempatan berikutnya sekaligus memberi kesempatan kepada kawan2 yang lain terlebih dahulu.
Menjadi participant aja kok rasanya kurang menantang. Ah ya, sepertinya saat ini saya lebih pas memilih peran sebagai butterfly. Memilih 1 speaker (entah siapa) dan duduk menghisap ilmu serta mengikatnya dalam tulisan.
Twibbon butterfly telah terpasang sebagai foto profil Facebook per hari ini. Saatnya meramaikan hajatan kita bersama β€οΈ
Makin mendekati detik-detik parade kulzoom, kelompok kami kayaknya makin hectic dan kompak. Semua berasa berjalan dengan ritme lebih cepat. Sat set. Tak tek. Terutama urusan publikasi dan printilannya. Memastikan semua on track dan tidak melanggar CoC Hexagon City
Termasuk kemarin saat staycation, saya masih utak atik canva dan viva video untuk bikin another version dari publikasi parade kulzom. Pun malamnya, di hotel harus ngezoom buat koordinasi lanjutan bareng emak2 kece ini.
Topi Berpikir ini efektif memandu kami untuk memetakan kondisi. Sekaligus efektif pula untuk menuntun langkah bagaimana berpikir terstruktur dalam melihat sebuah masalah.
Semoga segera dapat tenaga layouter yang pas. Agar ebook yang akan kami bagikan gratis ini makin cantik dan sedap saat dibaca.
Alhamdulillah. Rasanya bersyukur banget bisa sekelompok sama mamak2 kece di Ch 6 pendidikan. Meskipun semua ga ada yang ga sibuk, tapi tetap kompak bergotong royong mensukseskan project passion kami
Persiapan gebyar sharing session, kami rencanakan 2x kulzoom untuk promosi agenda ini. Meskipun gratis, bukan berarti kami asal-asalan mempersiapkannya.
Jika tempo hari mak ika yang terjadwal sharing, besok malam giliran saya. Eits bukan berarti yang lain santai. Tiap kami sudah punya jobdesc masing-masing.
And you know what ? Secara pribadi maupun kelompok, saya rasa kami benar-benar berhasil menerapkan growth mindset yang telah dituliskan pekan lalu. Yeay. Mari tepuk tangan sejenak untuk mengapresiasi diri dan tim
Menghitung hari menuju hajatan project passion. Bismillah yes
Pertama kali saya coba menerka maksudnya dengan mengartikan 2 kata tersebut. Growth artinya tumbuh. Mindset artinya pola pikir yang berimbas pada tingkah laku. Jadi secara kasar,. Saya mengartikan growth mindset adalah pola pikir atau sudut pandang seseorang untuk bertumbuh lebih baik dari sebelumnya dan tak sekedar berhenti di alam pikir, namun ia mewujud dalam sebuah tindakan dan action yang nyata
Beneran begini artinya ? Coba googling lagi biar yakin. Dan dapat penjelasan bahwa mereka yang memiliki pola pikir Growth Mindset tak berfokus bagaimana untuk terlihat pintar tapi bagaimana ia mendapatkan suatu proses belajar yang bermakna.
Disini kita akan belajar tak mengedepankan faktor intelektual semata tapi juga menghargai proses. Bagaimana dalam Growth Mindset kita akan belajar bahwasanya kegagalan bukanlah akhir segalanya tetapi satu step untuk menuju sesuatu yang lebih besar.
Beberapa prinsip yang saya highlight pada mereka yang mengusung growth mindset :
1. Tak Ada yang Mudah, Usaha Adalah Jawabannya Man jadda wajada. Siapa yang bersungguh-sungguh, akan mendapatkannya.
2. Mencari Solusi, Bukan Mendiamkan Masalah Daripada mengutuk kegelapan, lebih baik nyalakan dirimu dan jadilah penerang. Berpikir kritis dan analitis untuk keluar dari masalah.
3. Berteman dengan Tekanan Pelaut ulung tak pernah lahir dari laut yang tenang. Ketangguhan dan Resiliensi adalah buah manis dari proses yang penuh tekanan dan tak mudah
4. Produktif There is a will, there is way. Percayalah,Allah tak pernah salah menakar kemampuan seorang hamba dalam menjalankan hidupnya. Cari sisi kuatmu, temuka potensimu, lalu lihatlah, kau lebih hebat dari yang kau duga !
Plak. Berasa ditampar beton saat si sulung 11 tahun ngomong gitu ke bundanya. Ya, kadang memang kita perlu jujur melihat diri. Kita sekedar sibuk produktif, atau justru sebaliknya. Kelihatannya aja sibuk, padahal nol.
Pekan-pekan super hectic buat saya saat dikejar banyak amanah. Deadline buku solo, mengawal kelas Talents Optimization for parents batch#2 yang sudah masuk pekan 7, mengawal kelas Talents Optimization for Adults batch#6 yang, mengawal wisuda kelas bakat pelajar Light Indonesia, mengawal perjalanan sekolah azanaya School Of Life dan beberapa amanah lainnya. Termasuk project passion di kelas bunda produktif kali ini
Komitmen untuk menghasilkan karya bersama kawan2 sekelompok sebisa mungkin saya pegang. Walaupun jujur saya agak ambyar untuk menyelesaikan tugas2 pribadi. Minimal saya coba hadir dalam koordinasi dan mewakili team kami untuk presentasi di pitch day kemarin pagi.
30 menit per hari untuk mengerjakan project passion. Bismillah moga bisa jadi salah satu langkah konkret dan strategis dalam kondisi yang super hectic ini. Moga aman selamat sampai finish.
Sedikit cerita, perjalanan di 4 journal ini memang memiliki tantangan yang sangat berbeda dengan kelas2 sebelumnya. Butuh kedisplinan, komitmen serta self reminder untuk tetap on fire.
Bersyukur teman2 satu co-house saling support. Apalagi ketua RT kami yang Masyaallah amazing. Kayaknya kalau ga dikomporin, kami bisa ambyar. Kalau ndak dibantu handle buat video dll bisa wassalam. Jempol dah ! Barakallah kakak, we love you muach muach π
Pembuatan journal mempersiapkan pemuda Tangguh ini jadi salah satu project kelompok kami sekaligus sebagai bentuk kontribusi nyata. Berbagi peran dengan para anggota lain, saya mengambil posisi di penyusunan materi seputar bakat serta karena passionnya di mengajar dan public speaking, maka mengambil posisi yg tidak jauh berbeda.
Moga berhasil sampai finish dengan selamat. Bismillah
Nampaknya sederhana, tapi berkolaborasi menghasilkan karya dari tim yang beragam passion tentu tidak mudah. Sempat bongkar pasang beberapa kali saat kami nge-zoom sore itu. Alhamdulillah pelan tapi pasti ketemu benang merahnya.
Projectnya satu. Menyiapkan materi (presentasi dan bakal jadi buku kami bersama) dengan tema menyiapkan pemuda tangguh. Segmennya untuk para bunda yang memilki ananda usia 10 tahun ke atas. Selain dibagi materi sejak awal, di step kali ini kami coba mix dengan passion masing2. Dan Alhamdulillah we did it !
Entah bagaimana hasil akhirnya. Tapi bisa sampai di titik ini saja, rasanya kami perlu bersyukur dan merayakannya. Makan es krim yuk π